Setelah Masker, Facebook Blokir Iklan Hand Sanitizer

banner 160x600
banner 468x60

Facebook akan memblokir iklan dan komersial untuk hand sanitizer, tisu desinfektan dan alat uji virus corona. Hal ini dilakukan untuk mencegah pihak tidak bertanggung jawab yang ingin mengeksploitasi keadaan.
Director of Product Management Facebook Rob Leathern langsung mengumumkan kebijakan ini lewat akun Twitter pribadinya. Lewat blog, Facebook juga mengatakan akan menghapus postingan di Facebook atau Instagram yang isinya menjual produk-produk tersebut.

"Ini merupakan langkah selanjutnya untuk mencegah kenaikan harga dan perilaku predator yang kita lihat," tulis Leathern dalam cuitannya, yang dikutip detikINET dari CNBC, Jumat (20/3/2020).

"Kami akan meningkatkan penindakan otomatis untuk iklan dan komersial minggu depan. Jika kita melihat penyalahgunaan seputar produk ini di postingan organik, kami juga akan menghapusnya," sambungnya.

Kebijakan baru ini diterapkan setelah beberapa waktu yang lalu Facebook melarang iklan masker kesehatan untuk sementara waktu. Tapi beberapa iklan masker masih terlihat di platform media sosial tersebut hingga minggu ini.

Facebook bukan satu-satunya platform teknologi yang sibuk menangani iklan seputar peralatan kesehatan di tengah wabah virus corona. Pada awal bulan ini, Google mengatakan akan berhenti menayangkan iklan masker kesehatan di platform-nya.

Tapi, CNBC melaporkan bahwa Google dan beberapa perusahaan iklan teknologi lainnya masih menayangkan iklan tersebut hingga minggu ini. Walau begitu, Google mengatakan mereka telah berhasil menghapus jutaan iklan yang ingin mencari keuntungan dari virus corona.

Sumber : https://inet.detik.com/cyberlife/d-4947300/setelah-masker-facebook-blokir-iklan-hand-sanitizer

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Setelah Masker, Facebook Blokir Iklan Hand Sanitizer"